Thursday, May 24, 2012

Holiday in May: KL (part 2)


Masih di hari pertama.
Nyebrang ke Pavilion Mall seberang hotel, dinner dan window shopping aja. Pavilion Mall ini mal baru yang cukup besar, dan ada jalan baru dibuka yang menyambungkan Pavilion dengan KLCC. Kami dinner di Ben's at Pavilion, ambiencenya lucu juga. Ada sofa-sofa nyaman dan viewnya mengarah ke Bukit Bintang. Selesai dinner kami nyebrang balik ke hotel, becanda bertiga sambil ngeliatin twin tower dari kamar.

Day 2.
Pagi hari dibuka dengan salah satu hal paling membahagiakan: buffet breakfast di hotel. Rate menginap kami tidak termasuk sarapan, jadi kami dikenakan charge RM50++ per orang untuk sarapan dan kami tidak menyesal! Makanannya enak-enak banget, dari sarapan Malaysia, China, India, Japanese, Continental, roti-rotian segala rupa, cheese booth, salad booth, egg booth, pancake, waffle, crepes, sampai yoghurt kayak di sour sally dan kue-kue semacam tiramisu atau cheese cake you name it semua ada! Kopinya illy, dibuat barista pakai coffee machine bukan yang dituang gitu. Kyanna sarapan bubur pakai kaldu, dan salah satu waitressnya yang baik banget nyiapin bekal Kyanna untuk kami bawa (gratis) yang isinya: buah jeruk, pisang, dan bubur. Semua bekal diwadahin rapih dan dimasukkan ke dalam paper bag. Bagus banget ya servicenya, kami ga abis-abis bilang makasih :')

Kenyang sarapan, kami siap-siap ikut free shuttle dari hotel ke Suria KLCC. Tujuannya ke Aquaria dan Petronas Science. Kami di-drop mobil Westin di lobby Suria KLCC, sempat ngurus tourist card di concierge biar dapat diskon belanja & makan, mampir ke money changer, lalu jalan ke Aquaria. Lokasinya di dalam Suria, tapi agak jauh juga dari Lobby. Sebelum masuk Aquaria dan beli tiket, kami difoto dulu sama dua fotografer disana, hasilnya bisa diambil waktu pulang. Harga tiket masuk Aquaria KLCC RM45 untuk dewasa (kalau tidak salah ingat), dan gratis untuk anak di bawah 3 tahun. Waktu kami datang, pas banget lagi ada feeding show. Kyanna seneng banget liat ikan-ikan, terutama pas ikan pari lewat, dia dadah dadah. Secara keseluruhan Aquaria seru juga buat dikunjungi, dingin, bersih, ga butuh waktu lama buat keliling (ini penting buat yang bawa bayi), dan stroller friendly. Waktu pulang kami mampir ke souvenir booth buat nebus foto kami, RM35 sudah dapat 8 foto dalam berbagai ukuran. Lumayan buat kenang-kenangan.

Next: makan siang! Sebelum berangkat, saya baca beberapa review yang wajib dicoba di KL. Salah satunya The Apartment Downtown KLCC. Saya pesan tenderloin steak well done (my favorite! kalau Bagas lebih suka medium rare -_-'), dan Bagas pesan seafood apaa gitu saya lupa. Semua makanan eeenaaakkk banget. Bagas ampe bersihin piring pakai tangannya saking enaknya. Kyanna ikut lunch juga pakai bekalnya, abis lunch dia ngantuuk banget trus dia minta nenen dan bobo di stroller. Sambil nunggu Kyanna bobo, kami cuma muter-muter mall aja, dan baru kali ini saya melihat antrian lift segitu ramenya, padahal ga ada yg bawa stroller / wheelchair. Ga pengen belanja apa-apa, cuma belikan jaket & legging babygap buat Kyanna (padahal di Surabaya juga ada babygap di Plasa Tunjungan) dan sabun & shampoo burt's bees. Kyanna bangun udah agak sorean, kami ga sempat ke Petro Science karena butuh waktu 2 jam untuk explore. Akhirnya kami balik ke hotel jalan kaki, lewat jalan tembusan baru yang menghubungkan Suria KLCC - Pavilion Bukit Bintang. Ini jalan seru banget, kayak jembatan penyebrangan tapi panjaaaang (1 km lebih kayaknya) dan ber-AC. Petugas keamanan ada dimana-mana, jadi rasanya aman banget jalan disitu.

Dinner terakhir kami di KL, sebenarnya mau telepon room service aja. Tapi karena Kyanna masih semangat liat lampu-lampu dari kamar, yaudah kita ajak nyebrang aja sekalian ke Pavilion (lagi). Kami makan di resto Jepang, makanannya disajikan di hot stone gitu. Kayak cobek tapi panaaass banget. Enak ga? Hum, enakan pepper lunch. Kami salah pilih resto! Abis makan, jalan-jalan ke MUJI trus ajak Kyanna liat air mancur depan Pavilion. Kyanna susah banget difoto, ga mau liat kamera maunya cuma liat air mancur. Jadi semua foto dapetnya Kyanna yang lagi noleh ke air mancur, bukan ke kamera ;)).

Hari kedua menyenangkan sekali! Walaupun KL yaah sejujurnya gitu-gitu aja, tapi Bagas & Kyanna bikin liburan jadi berbeda. Ceilaaaah! Masih bersambung ya! :)

Wednesday, May 23, 2012

Holiday in May: KL (part 1).


Bulan ini, Bagas off site dan pulang ke Indonesia tanggal 8-13 Mei. Jadi, mumpung roster Bagas belum berubah, kami manfaatkan kesempatan holiday bertiga lagi bulan ini. Kami pergi 3 hari 2 malam, tanggal 9 sampai 11 Mei ke Kuala Lumpur, mengikuti promo AirAsia aja lah pokoknya :). Pesan tiket 2 minggu sebelum pergi, sekalian pesan bagasi, makanan, dan kursi hot seat paling depan. Duduk paling depan selalu jadi favorit kami, karena selain dapet extra legroom, Kyanna juga suka banget lesehan di bawah sambil mainan. Jadi saya dan Bagas bisa lebih santai aja momongnya. Tinggal gelar kain bedong atau kain alas ompol di bawah, jadilah tempat nyaman untuk Kyanna di pesawat :)

Day 1.
Jadwal penerbangan kami pukul 09.00, tapi pukul 06.00 kami sudah berangkat karena taxi sudah siap di depan rumah lebih awal. Sempat ada miskomunikasi sedikit, semalam sebelumnya saya telepon untuk pesan SilverBird, namun rupanya yang datang BlueBird. Waktu dikonfirmasi ulang, pihak BlueBird bilang di record mereka memang benar saya memesan SilverBird, dan mereka bingung juga kenapa yang dateng BlueBird. Akhirnya kami cancel sajalah SilverBird, karena Bapak yang jemput kami pagi itu on-time bener dan sopan banget. Saya pesan pukul 06.15, taxi sudah tiba pukul 06.00. Good thing! :)

Pukul 06.30 tiba di Juanda, dan antrian check-in counter sudah cukup panjang. Rupanya penyebabnya: counter belum buka. Gantian antri sama Bagas, sambil gantian juga ajak main Kyanna. He's such an amazing partner, I'm one lucky wife :). Urusan check-in beres, antri lagi di imigrasi. Oh iya, sekarang kalau outbond dari Indonesia, untuk WNI sudah ga pakai tulis-tulis kartu keberangkatan lagi. Kemarin kami cuma tinggal nunjukin paspor saja lalu distempel, kecuali Kyanna. Karena Kyanna pemegang paspor Australia, jadi tetap mengisi kartu keberangkatan.

Kami sarapan di lounge satu-satunya yang ada di terminal international Juanda, yang kebetulan pagi itu lagi sibuk-sibuknya. Sempat menunggu sebentar sebelum dapet tempat duduk, lalu ngebobokin Kyanna di sofa. Pukul 08.30 kami dipanggil untuk boarding, ini pertama kalinya kami naik AirAsia dengan kode penerbangan AK (AirAsia Malaysia), sementara biasanya kami naik AirAsia dengan kode QZ (AirAsia Indonesia). Naik AA dengan kode AK bikin kami merasa sudah sampai di KL walaupun masih di pesawat. Kyanna seperti biasa tenang di pesawat, dan lesehan di bawah sambil mainan :). Kyanna bawa air minum dan buah untuk cemilan, saya & Bagas udah pesan pre-booked meals sebelumnya. Di pesawat kami makan melulu, ampe malu juga ama penumpang seberang. Oh iya, kebetulan sekali waktu berangkat kursi sebelah kami kosong. Jadi enak banget sederet cuma diisi saya, Bagas, dan Kyanna aja.

Sampai di LCCT (yes, LCCT, bukan KLIA) sekitar pukul 12.00. LCCT airport ternyata biasa aja ya, biasa banget ding bukan aja. Jalan dari pesawat ke imigrasi dan tempat pengambilan bagasi jaauuuh banget dan tanpa travelator. Untung stroller Kyanna bisa masuk kabin, jadi lumayan menghemat tenaga. We love quinny zapp! Tinggal lipet, masukin tas, masuk kabin deh ga usah dibagasiin. Proses imigrasi Malaysia cukup cepat, saya & Bagas dapat visa 30 hari visa, dan Kyanna dapat visa 90 hari! Nasib beda paspor sama anak :)). Imigrasi beres, ambil bagasi, lalu kami ke terminal bus buat naik Skybus AirAsia yang sudah dipesan bebarengan dengan pemesanan tiket pesawat kami.

Skybus ini official bus milik AirAsia yang bisa mengantar penumpang dari LCCT ke KL Central. One way ticket harganya RM9, kami sudah bayar sebelumnya sekitar RM15 bolak-balik (tapi akhirnya tiket cuma kepake berangkatnya aja). Terminal bus-nya ga ada beda sama terminal Bungurasih Surabaya, ada yang teriak-teriak: KL Central KL Central! Asap knalpot juga dimana-mana. Bus-nya lumayan dingin, walaupun sempet mogok juga di jalan. Makanya kami ikhlasin aja lah tiket bus balik dari KL Central ke LCCT buat pulang walaupun sudah pre-booked, daripada harus naik bus lagi :p.

Perjalanan dari LCCT airport ke KL Central sekitar 45 menit, sampai di KL Central kami melongo lagi soalnya terminal bus-nya kecil, dan gelap. Banyak yang teriak-teriak nawarin taxi, tapi berbekal info dari TripAdvisor, kami langsung naik eskalator ke lantai atas dan pesan pre-paid taxi dari konter resmi. Taxi dari KL Central ke hotel kami (The Westin - Bukit Bintang) RM20, taxinya cukup bagus dan kursinya empuk. Perjalanan sekitar 10 menit saja, sebenarnya seru juga sih jalan kaki dari KL Central ke hotel, tapi mengingat ada Kyanna, taxi jadi sahabat kami selama pergi-pergi.

The Hotel.
Sekitar pukul 14.30 kami tiba di Westin, tahap pemilihan hotel ini sempat bikin bingung juga. Saya ingin hotel di sekitar bukit bintang yang punya akses mudah ke Pavilion Mal, dan ada dua pilihan hotel yang bersebelahan lokasinya: The Westin atau Marriott. Akhirnya saya pilih Westin karena: (1) Pengalaman sebelumnya dengan Marriott di Bali, poin menginap kami tidak masuk otomatis dalam Marriott Rewards kami. (2) The Westin salah satu hotel jaringan Starwood dan ada promo khusus untuk Starwood Preferred Guest, proses booking-nya pun sangat mudah dan cepat melalui official site Starwood. (3). The Westin punya kids club! Marriott next door punya butik LV. (Lalu kenapa? :)))) Jadi, Westin-lah juaranya!

Proses check-in cukup lambat, karena ada antrian dan rupanya okupansi mereka sedang penuh. Sempat akan di upgrade tapi saya ga mau, karena sudah pesan kamar dengan view Twin Tower, ga mau ah kalau diupgrade tapi view-nya berubah. Resepsionis-nya baik banget, punya anak masih baby ditinggal di rumah, dan langsung pengen nangis pas liat Kyanna karena dia ingat anaknya. Saya liatnya pengen mewek juga. Welcome drink hotel dan cold towel disini self service, tapi sayangnya welcome drinknya ga berasa apa-apa. Kamar kami sesuai dengan yang kami pesan, premium twin tower view, heavenly bed-nya (trademark Westin) benar-benar heavenly, sudah disiapkan baby cot dan bath amenities juga untuk Kyanna. Agenda sore itu sholat, istirahat, beberes, mandiin & nyuapin Kyanna pakai bekal nasi & sop & tempe goreng, lalu makan malam. Lanjut lagi di part 2 ya, udah ngantuk banget soalnya (kaya iya ada yang baca aja :p).

See ya! Have a good night! :)

Kyanna 13 bulan: Bisa Jalan :)


Alhamdulillah Kyanna sudah bisa jalan yay yay yay! Sempet takut banget, ini anak kok ga pernah mau ditetak / dititah / dituntun, padahal berdiri udah tegak dan bisa berdiri sambil jejogetan. Tapi, setiap mau dititah, Kyanna pasti langsung duduk dan menolak. Dia lebih suka dorong kursi atau sepeda. Rupanya emang ga boleh dipaksa ya, alhamdulillah bisa sendiri dan langsung lancar, I'm beyond happy! Jalannya langsung jauh ga berenti-berenti, bikin terharu. Selamat ya Kyanna atas pencapaiannya. Mama sayang Kyanna selamanya, cup cup muah muah! :*

Monday, May 21, 2012

Bali: 2-5 April 2012 (part 2)

[Review yang terlambat]

Day 1.
Setibanya di bandara, kami langsung menuju ke Ubud. Ingin mengisi perut dengan seporsi bebek tepi sawah. 30 menit perjalanan darat ga terasa sama sekali, dan mata langsung seger pas sampai ke tepi sawah. Suasana resto siang itu cukup sejuk dan ramai. Walaupun begitu pelayannya cepat tanggap. Setelah baca-baca menu, kami langsung pesan masing-masing 1 porsi bebek bakar dan minuman. 30 menit kemudian, disusul dengan memesan tambahan berupa masing-masing 1 porsi bebek goreng. Enaak! Jauh lebih enak dari bebek bengil! Habis makan bebek dua porsi, kami langsung ke Nusa Dua, check-in di Courtyard Marriott. Beberes sebentar, langsung pergi lagi ke Bali Collection. Jumpa teman semasa kuliah, ngobrol dan ngopi di starbucks, lalu makan di resto Jepang yang saya lupa namanya. Resto Jepangnya lumayan juga, porsinya besar, kami duduk di tatami sambil ngobrol dan makan. Di resto Jepang ini, Kyanna masih melek banget dan sibuk mondar mandir liatin lampu-lampu. Balik ke hotel, Kyanna makin melek, bahagia ama suasana baru. Hari pertama resmi exhausted :).

Day 2.
Breakfast di hotel, balik kamar ngebobokin Kyanna, sambil bersiap check-out dan pindah hotel. Agak sebel juga nih ama Courtyard Marriott, poin menginap kami ga otomatis masuk ke Marriott Rewards, jadi harus claim missing stay online sementara receipt entah dimana. Jadi makin ribet, padahal kami berdua memang hobi ngumpulin poin menginap biar bisa menghemat di kemudian hari. Habis check-out, kami ke Ubud lagi mau ke Safari Bali Marine Park. Sampai sana rupanya kami sudah lapaar. Jadi kami masuk, beli tiket (dapat promo diskon dengan debit bca), langsung makan di Tsavo Lion. Jalan masuk dari lobby ke Tsavo Lion lumayan juga ya ternyata. Saya pesan Oxtail Soup (biar bisa sharing sama Kyanna), dan Bagas pesan Hainan Chicken Rice. Dapat duduk pas di pinggir kaca, dan bisa liat singa langsung. Kyanna seneng banget awooo awooo jejeritan liat singa. Seperti biasa kalau makan, saya makan duluan sementara Bagas momong Kyanna. Pas Bagas ajak Kyanna liat singa, ada empat Bapak lainnya yang juga lagi ajak main anaknya, sementara sama seperti saya, para istri mereka lagi makan :p. Pemandangan yang menyenangkan.

Habis makan, kami ga ikut tour safari. Kyanna udah cranky kecapekan, jadi yasudahlah kami ikhlaskan tiket masuk Safari Bali Marine Park cuma buat makan di Tsavo Lion aja. Kami akhirnya mengarah ke Denpasar, ke rumah sepupu saya sekalian nitip minta dibelikan pie susu (dia udah langganan banget biasa dititipin hihi). Habis leyeh-leyeh sebentar di rumah sepupu, bersiap lagi ke Tj Benoa, check-in di Conrad Bali. Di jalan sempet take away burger king, malemnya udah males kemana-mana dan telepon room service aja pesan makanan.

Day 3.
Breakfast di hotel, janji berjumpa dengan Tya dan kami sarapan sama-sama di Conrad. Sarapannya enak banget, kami sengaja berlama-lama biar semua makanan bisa diicipi :p. Abis sarapan, ajak Kyanna ke kura-kura kids club milik Conrad, lalu duduk-duduk di cabana pinggir pantai. Trus bersiap check-out, dan pindah hotel lagi ke W retreat & spa Seminyak. W ini salah satu hotel jaringan Starwood, dan tergolong hotel baru yang ada di jl Petitenget - Seminyak, Konon Paris Hilton pas ke Bali kemaren nginepnya disini ;).

Pukul 12.00 kami check-out, lalu menyetir ke Seminyak. Jam check-in di W retreat & spa pukul 15.00, jadi kami makan dulu di Warung Eropa. Lokasi Warung Eropa di jl Petitenget juga, tidak jauh dari W. Saya pesan bebek, dan Bagas iga bakar. Lumayan juga enaknya, tapi masih lebih enak Bebek Tepi Sawah, mungkin karena view-nya beda kali ya. Kyanna makan bekal bubur dari hotel, yang saya ambil waktu breakfast. Trus pesan jeruk dipotong-potong untuk buahnya. Ternyata mudah kok bawa anak liburan, ga seribet yang dibayangkan :).

Habis makan, kami langsung ke W hotel. Kayak yang udah saya ceritakan di part 1, ini hotel bikin wow ga berhenti-berhenti. Ga kayak hotel chain sebelumnya, Starwood Preferred Guest kami langsung ter-update poinnya, great service! Sorenya, kami ke Potato Head tapi sayangnya lagi penuuuh. Walaupun lagi penuh, in my personal opinion service-nya tetap bagus. Kami dibantu sama salah satu manager yang sayangnya saya lupa namanya, dan diberi option untuk dinner di Lilin, satu lokasi dengan Potato Head dengan view yang sama. Jadilah malam itu kami casual dining di Lilin. Makanannya enak juga, porsi kecil tapi mengenyangkan. Kyanna suka makan disana, cuma makan nasi putih aja sih tapi girang bener! Mungkin karena liat sunset :). Habis makan, kami mampir ke supermarket beli jajanan, lalu balik hotel duduk-duduk lagi sambil liat pantai malam hari.

Day 4.
Hari terakhir kami di Bali. Sarapan di hotel, lalu bersiap check-out. Sebelum ke airport, kami mampir dulu ke Seminyak Square, beliin Kyanna kaos-kaos Surfer Girl, beli buku di Periplus, dan take away jajanan Bali Bakery. Kami juga sempat ke Krisna Kuta beli daster buat orang rumah, lalu nyebrang ke depan Krisna buat bungkusin Mama dua ekor Ayam Betutu Gilimanuk yang enak banget dan super super pedas. Sampai di airport Ngurah Rai pas pukul 13.30, balikin mobil, drop bagasi. Kami sudah city check-in sehari sebelumnya di Garuda Indonesia Bali Collection, jadi lumayan santai karena boarding pass sudah di tangan dan sudah dapat nomor kursi terdepan. Kami masuk lounge sambil nunggu boarding, kebetulan lounge yg kami pilih lumayan juga makanannya, jadilah kami ngemil ga abis-abis. Sampai Surabaya sore hari, langsung injak timbangan dan berdua ngakak barengan. Nulis ini jadi pengen ke Bali lagi, ayo Bagas kita pergiii! :)

Wednesday, May 2, 2012

Hello, May!


Tiket dan akomodasi untuk destinasi pergi beberapa hari di bulan Mei sudah beres. Bulan ini kami memanfaatkan promo AirAsia dan promo SPG. Jatuhnya lumayan irit walaupun tujuan liburannya sebenarnya kurang menarik. Apapun itu, alhamdulillah :) Holiday in May, kami dataaang! :)

Tuesday, May 1, 2012

Satu Mei


Tadi pagi aku bangun kesiangan. Waktu aku bangun, Kyanna sudah tidak disampingku. Kyanna sudah mandi, wangi, dan rapih. Mama bilang, aku harus bangun lebih pagi. Jauh lebih pagi dari Kyanna.

"Tadi pagi Kyanna bangun lebih pagi tapi dia tidak membangunkanmu. Dia sibuk memandangimu sambil mengelus-elus wajahmu serta bermain dengan rambutmu", ujar Mama.

Menetes air mataku dibuatnya. Terharu dan bersalah menjadi satu. Maafkan aku pagi ya tadi Kyanna. Oh iya, hari ini usia Kyanna tepat 1 tahun dan 1 bulan. Sehat dan selalu sayang aku ya Kyanna :*

Tuesday, April 24, 2012

Rumah

Sejak menikah tiga tahun lalu, kami sudah 3 kali pindah rumah. Hibiscus Court adalah rumah pertama yang kami tempati di Eaton, Western Australia. Dua jam dari Perth, kami tinggal bareng-bareng dengan kakak dan sepupu Bagas. Empat bulan kemudian kami sewa rumah sendiri, di South Bunbury. Rumahnya lawas, tapi tepat di depan pantai dan harga sewanya murah. Tinggal di South Bunbury 2.5 tahun, alhamdulillah kami dapat kesempatan untuk urbanisasi. Kami pindah ke Perth, dan masih juga sewa rumah.

Belum, kami belum beli rumah sendiri. Tapi, Insya Allah, mendekati. :')

Kami lagi rajin banget buka situs www.realestate.com.au hampir setiap saat, bookmark satu persatu, sambil bayangin udah beli rumah dan besok mau pindahan. Sebenernya dari dulu sih udah rajin liat-liat, termasuk ngumpulin koran yang menawarkan home & land package dengan cicilan terjangkau. Tapi belakangan kami lebih ngebut browsingnya. Tiap pagi cek email, di inbox ada email dari Bagas nunjukin link-link rumah incaran. Bahagianya masa cari rumah rupanya tak jauh beda sama masa pdkt ya. Berbunga-bunga terus padahal dapat juga belum tentu. :D

Walaupun masih dalam tahapan mengincar, menambah tabungan, dan mencari kreditan, alhamdulillah orang tua kami senang dan bangga dibuatnya. Setiap ketemu mertua selalu ditanya: "gimana rumahnya, sudah dapat?". Sesekali Mama & Papa juga tanya, "sudah ada yang cocok belum rumahnya?". Tampaknya mereka menanti juga, ini anak-anak merantau melulu tapi rumah ga beli-beli. Maafkan kami Mama, Papa, Ibu, Bapak. Harga rumah di oz bikin meringis. Semoga ini saat yang tepat buat kami membeli hal termahal yang wajib dibeli dalam kehidupan berumah tangga. Yes, we're getting a house. Our own house. Rumah kami sendiri. Hum, atau rumah Bagas kali ya, kan dia yang cari duit. Eh tapi kan aku yang pegang duit, jadi itu rumah aku dong, kan nanti aku yang bayar weeekk :)) :))

Baiklah, mari kembali ke situs ini. Soon, baby! Soon! Aamiin :)

----

And,
Bagas just gave me this beautiful gift. I'll be good all year I promise, tee-hee! Apiu, Bagas! :*